BANGKINANG – Anggota DPRD Kampar dari Fraksi Partai Gerindra Zumrotun yang juga aktif di organisasi Pusat Data dan Informasi Perempuan Riau (Pusdatin Puanri) Kabupaten Kampar didaulat menjadi Ketua Panitia Pelaksana
Pelatihan Membuat Minyak Kelapa Sawit yang digelar di aula Politeknik Kampar, Kamis (23/4/2026) lalu.
Kepada wartawan, Rabu (13/5/2026) Zumrotun mengungkapkan, pelatihan ini ditaja oleh organisasi Pusdatin Puanri Kampar dalam rangka memperingati Hari Kartini. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kecamatan berjumlah 60 orang.
Srikandi partai besutan Presiden RI Prabowo Subianto itu menambahkan, pelatihan ini bukan sekadar praktik di dapur, tetapi juga mencakup wawasan kewirausahaan agar hasil produksi yang bisa dijual dan bernilai ekonomi.
Ia menambahkan, pelatihan ini bertujuan membekali keterampilan ekonomi kreatif. Peserta mempelajari pengolahan minyak kelapa sawit, pemurnian minyak jelantah, reaksi penyabunan (saponifikasi), penggunaan surfaktan, hingga pengemasan dan pemasaran untuk membuka peluang usaha rumahan.
Sementara itu, sebelumnya,
Wakil Bupati Kampar Hj Misharti sekaligus Ketua Pusdatin Puanri Kampar yang didampingi oleh Ketua Pusdatin Puanri Provinsi Riau Hj Septina Primawati Rusli, Ketua TP-PKK Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Dirut Politeknik Kampar Nina Veronika, Kepala DPPKBP3A Kampar Edi Afrizal, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kampar Edwar, camat/lurah se-Kabupaten Kampar dqlam arahannya menyampaikan harapan besar terhadap pelatihan ini sebagai langkah konkret menciptakan wirausaha baru di desa dan kecamatan.
“Pelatihan seperti ini jika dilakukan secara rutin dan terarah dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia berharap, dari pelatihan ini akan lahir wirausaha-wirausaha baru yang menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan mampu menciptakan lapangan kerja di daerahnya (Kecamatan/Desa) masing-masing,
“Praktik pembuatan sabun dan minyak kelapa sawit menjadikan para pesertamendapatkan materi penting lainnya, seperti standar kualitas dan keamanan produk, teknik pengemasan dan strategi pemasaran yang menarik, manajemen usaha mikro, pencatatan keuangan sederhana, serta pentingnya membangun merek agar produk dapat bersaing di pasar,” terang Misharti.
Dikatakan, pelatihan ini juga merupakan bagian dari Upaya Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Pusdatin Puanri Provinsi Riau Septina Primawati Rusli menyampaikan, kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pusdatin Puanri Provinsi Riau dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang ada di lingkungan sekitar.(ran)
