BAGANSIAPIAPI – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres rehabilitasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rokan Hilir, Provinsi Riau, Jumat (17/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres tidak hanya melihat perkembangan pembangunan sekolah, tetapi juga mendengarkan berbagai kebutuhan yang masih dihadapi pihak sekolah.
Kepala MIN 1 Rokan Hilir, Arniyeti, mengaku bersyukur karena sekolah yang dipimpinnya mendapat perhatian pemerintah melalui program rehabilitasi yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
“Alhamdulillah ada pembangunan,” ujar Arniyeti.
Ia menjelaskan, rehabilitasi yang sedang berlangsung sangat membantu meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Namun demikian, sekolah masih memerlukan tambahan tiga ruang kelas serta sejumlah fasilitas pendukung agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
“Kami masih kekurangan tiga ruang kelas. Selain itu, kami juga belum memiliki aula, musala, dan laboratorium komputer. Itu yang menjadi prioritas kami,” ungkapnya.
Menangapi aspirasi tersebut, Wapres Gibran langsung berdiskusi dengan perangkat daerah serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum mengenai kemungkinan pengembangan fasilitas sekolah, termasuk pemanfaatan lahan yang tersedia di sekitar lokasi.
Selain meninjau pembangunan fisik, Wapres juga menyempatkan diri menyapa para siswa dan melihat secara langsung aktivitas belajar di sekolah. Menurut Arniyeti, perhatian Wapres juga mengingatkan pada kebutuhan dasar para murid.
“Beliau melihat ada anak-anak yang memakai seragam dengan warna berbeda. Beliau kemudian menyampaikan nanti akan dibantu seragam sekolah untuk anak-anak,” tuturnya.
Bagi pihak sekolah, perhatian tersebut menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.
Arniyeti berharap rehabilitasi yang sedang berjalan dapat dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas pendukung lainnya sehingga seluruh siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan maksimal.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program rehabilitasi sekolah berjalan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selain memperbaiki kondisi bangunan, pemerintah juga berupaya memenuhi sarana dan prasarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan berkualitas.(ran)
