ALIANTAN – Gelombang dukungan masyarakat agar Muhammad Rois Zakaria, SE kembali memimpin Desa Aliantan tampak pada saat dirinya mendaftarkan diri untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Aliantan Tahun 2026, Senin (7/9/2026).
Sejarah di desa inipun tercipta.
Untuk pertama kalinya, perwakilan masyarakat dari berbagai suku yang ada di Desa Aliantan bersatu dan bersama-sama mengantarkan bakal calon kepala desa untuk mendaftar di Sekretariat Panitia Pilkades di Kantor Desa Aliantan.
“Ini sejarah yang tidak bisa dilupakan bagi masyarakat Desa Aliantan. Untuk pertama kalinya, berbagai suku yang ada di Aliantan bersatu dan bersama-sama mengantarkan bakal calon kepala desa ke kantor desa,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat di sela-sela pendaftaran ini.
Dari pantauan, M Rois Zakaria bersama masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama, di antaranya suku Melayu, Minang, Jawa, Batak dan Nias terlihat dalam rombongan yang mengantarkan alumni Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini.
Besarnya harapan masyarakat kepada M Rois Zakaria datang dari berbagai unsur tanpa memandang perbedaan suku, ras, agama maupun golongan.
M Rois Zakaria dan pendukungnya tiba di Sekretariat Panitia Pilkades Aliantan di Kantor Kepala Desa Aliantan sekira pukul 10.01 WIB. Ia langsung menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua Panitia Pilkades, Guswanto.
Setelah dilakukan pemeriksaan, berkas pendaftaran M. Rois Zakaria dinyatakan lengkap. Pernyataan kelengkapan pendaftaran yang disampaikan Panitia Pilkades langsung disambut antusias oleh seluruh rombongan yang hadir.
Sosok yang Matang
Untuk diketahui M Rois Zakaria bukanlah sosok baru bagi masyarakat Aliantan. Mantan aktivis yang telah berjuang untuk kemajuan kampung halamannya sejak masa pelajar dan mahasiswa ini pernah mendapat kepercayaan sebagai Kepala Desa Aliantan.
Ia dinilai sebagai sosok yang matang dan kenyang pengalaman dalam memimpin dan memperjuangkan desa ini. Ditambah lagi sosok agamis ini juga memiliki kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan jajaran pemerintahan di atasnya, wakil rakyat maupun dengan berbagai stake holder.
Rois sudah dua kali terpilih pada Pilkades Aliantan. Periode pertama ia sukses memimpin Aliantan pada tahun 2012-2018 dan ketika maju lagi pada Pilkades 2018 ia kembali mendapatkan amanah untuk periode 2018-2024. Namun, menjelang berakhirnya periode kedua, yakni pada 2023 ia harus rela mengundurkan diri dari jabatan ini sebagai konsekuensi ikut bertarung pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Sayang, keinginan untuk melangkah lebih jauh di dunia politik ini belum membuahkan hasil, ia gagal mendapatkan salah satu kursi di DPRD Kabupaten Rokan Hulu.
Dengan bekal semangat membangun desa yang terus menyala dan tingginya dukungan masyarakat agar ia kembali menakhodai Aliantan, maka ia kembali datang membawa semangat untuk membangun Desa Aliantan dengan mengusung visi:
“Terwujudnya Desa Aliantan yang maju, mandiri, berkeadilan dan sejahtera, berdasarkan persatuan dan kebhinekaan untuk seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama dan golongan.”
Sementara misinya antara lain membangun generasi muda yang aktif dan berprestasi melalui pengembangan sarana, prasarana serta kegiatan olahraga desa.
Selain itu, ia juga menekankan penguatan peran dan fungsi Lembaga Adat Desa (LAD) serta para pemangku adat dalam pengambilan keputusan strategis dan penyelesaian persoalan sosial masyarakat secara kekeluargaan.
Dengan selesainya proses pendaftaran dan dinyatakannya berkas lengkap, dukungan dari masyarakat yang hadir semakin memperlihatkan harapan agar M. Rois Zakaria kembali memimpin Desa Aliantan.
Masyarakat berharap pelaksanaan Pilkades Aliantan 2026 berlangsung aman, demokratis dan penuh persaudaraan, dengan tetap menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Persatuan lintas suku menjadi pesan utama dari momentum pendaftaran tersebut: berbeda latar belakang, tetapi tetap satu dalam membangun Desa Aliantan.(ran)
