PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Kampar terus bergerak cepat menggesa perbaikan dan kelanjutan pembangunan infrastruktur vital di wilayahnya. Langkah strategis ini dibuktikan melalui rapat koordinasi (Rakor) tindak lanjut terkait informasi jalan dan jembatan nasional yang digelar bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kantor BPJN Riau di Pekanbaru, Senin (8/6/2026).
Rakor ini dipimpin oleh Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, SAg, MSi. Kehadiran Pemkab Kampar ini disambut hangat oleh Kepala BPJN Riau Dr Ir Yohanis Tulak Todingrara, MT didampingi oleh jajaran pejabat teras BPJN Riau.
Wakil Bupati Kampar turut didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Suhermi, ST, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar Drs Muhammad, MSi, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kampar Syarkani Arief, ST, MM, sejumlah camat/mewakili dan jajaran teknis.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur jalan dan jembatan yang bagus merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Kampar. Oleh sebab itu, koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan pusat mutlak diperlukan agar proyek-proyek strategis tidak mengalami hambatan.
“Kami hadir di sini untuk menyatukan persepsi, membawa aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan kelanjutan proyek-proyek infrastruktur nasional dan provinsi yang melintasi Kabupaten Kampar agar dapat segera dirasakan manfaatnya secara optimal,” ujar Misharti.
Ia menambahkan, sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui BPJN Riau sangat diperlukan agar percepatan pembangunan konektivitas ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, sekaligus mendongkrak roda perekonomian antardaerah,” ulas Misharti.
Agenda utama yang dibahas meliputi kelanjutan pembangunan Jembatan Teratak Buluh di Kecamatan Siak Hulu, perbaikan Jembatan Danau Bingkuang di Kecamatan Tambang, peningkatan Jalan Tapung Hilir-Kota Garo, serta perbaikan Jalan Tapung yang menghubungkan Kabupaten Kampar dengan Rokan Hulu dan beberapa ruas jalan lainnya.
Tidak hanya itu, koordinasi ini juga menyoroti penanganan beberapa ruas jalan Provinsi Riau dan jalan N”nasional yang ada di wilayah Kampar, Jembatan Gantung Desa Pulau Birandang, Jembatan Rantau Berangin di Kecamatan Kuok, hingga Jembatan Gantung Desa Balung yang menjadi akses konektivitas penting penghubung Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Sementara itu, Kepala BPJN Riau DYohanis Tulak Todingrara menyambut baik inisiatif dan gerak cepat Pemkab Kampar. Pihaknya menyatakan siap berkolaborasi secara teknis dan mengupayakan langkah-langkah percepatan sesuai dengan kewenangan penganggaran dan skala prioritas kementerian.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi titik terang bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Kampar. Dengan terwujudnya infrastruktur jalan dan jembatan yang mantap, mobilitas masyarakat dipastikan akan semakin lancar, agar peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.(adv)
