BANGKINANG – Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, SAg, MSi secara resmi memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Kampar Tahun 2026 dan melantik Forum Anak Kampar (FAKAR) tahun 2026 serta penandatanganan Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) di aula kantor Bupati Kampar, Rabu (22/4/2026).
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar Drs Edi Afrizal, MSi, perwakilan Kementerian Agama, perwakilan Polres Kampar, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Dra Hj Kholida, perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Bidang PPA DPPKBP3A Satiti Rahayu SKeb, SKM, MKM, sejumlah perwakilan OPD, camat serta pemangku kepentingan lintas agama, insan pers dan peserta Forum Anak Kampar yang dilantik.
Wakil Bupati Kampar menyampakan, menyediakan hak anak merupakan tanggung jawab bersama yang berkelanjutan dalam mewujudkan IDOLA (Indonesia Layak Anak) pada tahun 2030).
“Pertemuan ini adalah momen penting bagi kita semua dalam rangka pelaksanaan evaluasi mandiri KLA Kabupaten Kampar tahun 2026. Semoga naik predikatnya,“ ujar Misharti.
Misharti menjelaskan, Kabupaten Kampar pada tahun 2021 dan 2022 sampai 2025 berhasil mempertahankan predikat KLA Tingkat Madya berkat komitmen dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Kampar.
“In Syaa Allah tahun 2026 komitmen pemerintah mendapatkan capaian penghargaan meningkat,” imbuhnya.
Selanjutnya, Wakil Bupati Kampar juga mengucapkan selamat kepada Muhammad Afghani Abdullah sebagai Ketua Forum Anak Kampar beserta seluruh pengurus.
“Semoga pelantikan pengurus dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyusun kebijakan yang berpihak kepada anak, sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta diharapkan berbagai isu terkait anak seperti, kesehatan, dan perlindungan dapat ditangani dengan lebih baik,” bebernya.
Dalam kesempatan ini Wabup Kampar juga menegaskan agar seluruh kepala OPD harus memberikan dukungan penuh agar Forum Anak terus berkembang dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA)
Ia menambahkan, Pemkab Kampar berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi kesejahteraan anak melalui berbagai langkah nyata, di antaranya yaitu, pertama, pencegahan kekerasan, menekan angka kekerasan terhadap anak melalui edukasi dan regulasi.
Kedua, Ruang Ramah Anak: Menyediakan fasilitas publik yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Ketiga, pendidikan karakter: membangun mentalitas generasi muda yang tangguh dan beretika.
Selanjutnya keempat, Rumah Ibadah Ramah Anak: Dengan kesadaran penuh dan tanggung jawab tentu komitmen untuk mewujudkan Rumah Ibadah Ramah Anak demi kepentingan terbaik bagi anak di Kampar.
“Untuk itu, diharapkan menjadi momentum bagi seluruh anak di Kabupaten Kampar untuk berani bersuara dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, demi terwujudnya generasi penerus bangsa yang berdaya saing global,” pungkasnya.
Pelantikan Forum Anak Kampar tersebut disaksikan oleh Kepala Dinas DPPKBP3A Prov. Riau yang diwakili oleh Ners. Keb Asfeni, S.Tr. Kep melalui zoom meeting, serta penandatanganan Komitmen Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak.(ran)
