BANGKINANG – Setiap tanggal 2 April, masyarakat internasional memperingati Hari Autisme Sedunia sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta penerimaan terhadap individu dengan spektrum autisme.
Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2007, dengan tujuan mendorong masyarakat global agar lebih peduli dan inklusif terhadap keberagaman.
Berkaitan peringatan Hari Autisme Sedunia Direktur RSUD Bangkinang dr Imawan Hardiman, SP menyampaikan, setiap individu autisme memiliki potensi, keunikan serta kemampuan yang luar biasa dengan dukungan keluarga, tenaga kesehatan dan masyarakat mereka dapat tumbuh, berkembang dan belajar dan berkontribusi senada optimal.
“RSUD Bangkinang mengajak seluruh masyarakat secara bersama-sama meningkatkan pemahaman terhadap autisme, memberikan dukungan kepada anak dan keluarga serta menghargai setiap perbedaan,” ujarnya.
Peringatan Hari Autisme Sedunia menjadi pengingat bahwa setiap individu berhak untuk dihargai dan diberi ruang untuk berkembang. Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih inklusif, adil, dan penuh kasih.(gkm)
