TANAHMERAH – Perhatian kepada dunia pendidikan kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hendri Domo.
Saat menghadiri acara Pelepasan dan Wisuda Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 SMP IT Almisbah Riau di Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Minggu (23/5/2026), Hendri berharap agar jangan ada siswa yang putus sekolah. Jika ada yang mengalami kendala biaya, ia siap membantu para siswa atau orang tua/wali murid agar terhindar dari putus sekolah.
Pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 (Siak Hulu – Perhentian Raja) ini mendapat aplaus, tepuk tangan dari para siswa dan orang tua/wali siswa serta pihak sekolah dan undangan yang hadir pada acara itu.
Acara yang mengusung tema filosofis “Melangkah Pasti, Raih Prestasi, Berakhlak Islami”, perhelatan akbar angkatan VI ini
penuh haru dan kebanggaan saat melepas sebanyak 75 siswa-siswi terbaiknya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Turut hadir jajaran dewan guru, komite sekolah, ratusan orang tua/wali murid, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan ini Hendri Domo mengapresiasi terhadap eksistensi lembaga pendidikan ini. Ia juga memberikan motivasi berharga kepada para lulusan.
Dalam kesempatan ini ia menegaskan bahwa masyarakat Kampar bangga memiliki SMP IT Almisbah Riau yang terbukti konsisten melahirkan generasi berakhlak mulia dan berprestasi.
Menurut Hendri, para siswa memiliki perjalanan akademis yang masih panjang. Tokoh Fraksi PKS ini menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh lulusan dapat terus bersekolah tanpa terkendala biaya.
“Anak-anakku, jangan pernah berhenti belajar. Jika nanti di tengah jalan menemui kendala finansial atau fasilitas, segera sampaikan kepada kami. Kami bersama elemen masyarakat siap mendukung penuh agar tidak ada satu pun anak lulusan Almisbah yang putus sekolah,” tegas Hendri Domo disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Kepala SMP IT Almisbah Riau Abdul Muhi dalam pidato pelepasan menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian akademis dan spiritual yang telah ditunjukkan oleh para anak didiknya selama menempuh studi.
Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Di lembaga ini, anak-anak tidak hanya ditempa dengan ilmu pengetahuan umum, melainkan juga dibekali dengan kekuatan adab dan nilai-nilai Al-Qur’an. Jaga selalu salat lima waktu dan tetaplah konsisten menjadi generasi Qur’ani di mana pun kalian berada,” pesan Kepala Sekolah di hadapan para wisudawan.
Tangis haru para siswa, orang tua dan guru pecah saat acara sungkeman. Acara kemudian diakhiri secara khidmat dengan prosesi pengalungan medali kelulusan, penyerahan ijazah secara simbolis, penampilan seni tari dan nasyid islami dari adik-adik kelas, serta sesi foto bersama sebagai penanda resminya para siswa bergabung dalam ikatan alumni SMP IT Almisbah Riau.(zdn)
