KUOK – Pengerjaan bangunan Balai Adat Persukuan Melayu Datuk Majolelo Pulau Belimbing Kenegerian Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar terus dikebut.
Dalam kegiatan gotong royong yang dilaksanakan Minggu (24/5/2025), pengerjaan pengecoran lantai dua dengan menggunakan material ready mix dari Pekanbaru sukses dikerjakan.
Pengerjaan balai adat ini tidak
hanya dilaksanakan secara gotong royong dan swadaya dari anak kemanakan Persukuan Melayu Datuk Majolelo Pulau Belimbing Kenegerian Kuok, namun juga adanya bantuan sumbangan dari pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap pembangunan balai adat ini.
Atas selesainya pengerjaan pengecoran lantai dua balai adat ini, Pucuk Persukuan Melayu Damanhuri Datuok Majolelo mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian pembangunan balai adat yang progres pembangunannya cukup cepat.
“Atas nama persukuan dan anak kemenakan Melayu Datuok Majolelo kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas sumbangan material, uang, tenaga, pemikiran dalam mewujudkan balai adat yang kita banggakan ini,” ujar Damanhuri Datuk Majolelo yang didampingi oleh perangkat adat Persukuan Melayu Datuk Majolelo diantaranya Malin Amir Husin, Cerdik Pandai Abu Bakar, Gheno Nulis, Sighompu (Bundo Kanduong) Safniati dan Panglimo Syafri.
Turut hadir juga pada kesempatan ini Kepala Desa Kuok Khairisman, SE, Kepala Desa Persiapan Pulau Belimbing Dodi Osman serta ratusan anak kemenakan Persukuan Melayu Datuk Majolelo, para sumondo, bisan dan undangan lainnya.
Damanhuri Datuk Majolelo menambahkan, pembangunan balai adat ini terwujud berkat kerja sama, persatuan, semangat, kepedulian dan perhatian dari semua pihak. “Dengan gotong royong kita dapat membangun balai adat yang cukup megah ini,” imbuh Datuk Majolelo.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, anak kemenakan, donatur sehingga balai adat ini sudah sampai pada tahap pengecoran lantai dua. “Momentum ini juga dilaksanakan syukuran dan silaturrahmi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah dengan pemotongan kembing sebanyak dua ekor. Kambingnya berasal dari Persukuan Melayu dan anak kemenakan yang kita diniatkan untuk aqiqah anaknya,” terang Damanhuri Datuk Majolelo.,
Ia berharap dengan bantuan yang tulus dan ikhlas atas ridho Allah SWT balau adat ini dapat diwujudkan sampai tuntas.
Sementara itu Kepala Desa Kuok Khiarisman SE menyampaikan rasa bangga dan salut atas persatuan, soliditas dan perjuangan anak kemenakan bersama ninik mamak Persukuan Melayu yang telah membangun balai adat ini.
“Pemerintah tentunya sangat mendukung dan mensupport atas kesungguhan Persukuan Melayu dalam mendirikan bangunan baru di Pulau Belimbing ini. Ini dapat menjadi contoh kebersamaan dalam membangun dan melestarikan adat di daerah kita,” ulas Khairisman.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Balai Adat Persukuan Melayu Datuk Majolelo Khairul menyampaikan, pembangunan ini tercapai berkat bantuan material, pemikiran, tenaga dari anak kemenakan Persukuan Melayu, para orang sumondo, dunsanak maupun dari suku lain serta pihak yang memiliki perhatian terhadap pembangunan balai adat ini.
“Kita terus akan melakukan pengumpulan dana, karena masih banyak pekerjaan yang akan dilakukan diantaranya ruang atas, atap, keramik lantai, rumah transit dan toilet,” pungkas Khairul.(ran)
