BANGKINANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Kampar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat, terutama pada sektor ekonomi, transportasi, dan ketersediaan kebutuhan pokok.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat Realisasi Fisik Tahun 2025 yang dilaksanakan di kantor Bupati Kampar, Selasa (10/3/2026).
Bupati Kampar menegaskan, sesuai dengan turunnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk mendirikan posko di wilayah perbatasan serta kawasan strategis lainnya.
Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, khususnya jalan rusak yang berpotensi menghambat arus mudik masyarakat.
Menurutnya, memasuki akhir bulan Ramadan, biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup signifikan, terutama dalam menghadapi perayaan Idul Fitri.
Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, gangguan rantai pasok, hingga kemacetan di sejumlah titik.
“Kita harus mewaspadai berbagai aspek ekonomi yang dihadapi masyarakat menjelang lebaran, mulai dari stabilitas harga hingga kelancaran rantai pasok barang,” jelasnya.
Bupati Kampar juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah harus tetap siaga penuh selama masa menjelang hingga perayaan Idul Fitri.
“Kita tidak akan ada libur. Saya sendiri akan tetap berada di Bangkinang untuk memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Ia juga meminta OPD terkait untuk memetakan daerah-daerah yang rawan kemacetan serta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Selain itu, seluruh alat berat milik pemerintah daerah diminta untuk disiagakan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusakan jalan atau kendala lainnya.
“Di saat masyarakat libur, justru pemerintah harus hadir untuk memberikan pelayanan. Daerah-daerah rawan macet harus kita antisipasi, dan seluruh alat berat harus standby,” imbuhnya.
Sebagai langkah awal, Bupati Kampar meminta agar seluruh persiapan dimulai sejak saat ini, termasuk menjadwalkan rapat khusus guna mematangkan berbagai langkah strategis dalam menyambut Idul Fitri.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.(adv)
