BANGKINANG – Wakil Bupati Kampar Dr Hj Mishati, SAg, MSi menghadiri penyambutan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof Dr Arif Santriwati, SP, MSi yang melakukan peninjauan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Bangkinang, Jum’at (6/2/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Plt Gubernur Riau di wakili oleh Sekretaris Provisni Riau Dr Syahrial Abdi, AP, M.Si, Rektor Universitas Pahlawan Prof Dr Amir Luhfi, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kampar Refizal, SSTP, MIP, Direktur Kebun Raya Universitas Pahlawan Dr Syamsul Bachry, MSi, YPTT Ir Firdaus Malik, Camat Bangkinang Kota Minda, SH dan para dosen Universitas Pahlawan.
Wakil Bupati Kampar Misharti dalam sambutannya menegaskan bahwa penyambutan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan atas kedatangan Kepala BRIN) ke Kabupaten Kampar untuk pengembangan kebun raya.
“Kami di Kabupaten Kampar merasa bangga atas kehadiran Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof Dr Arif Santriwati, SP, M.mSi ke Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong riset dan inovasi, khususnya dalam bidang lingkungan,” ujar Misharti.
Agenda utama kunjungan Kepala BRIN adalah meninjau langsung Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, sebuah kawasan konservasi. Kebun raya ini diharapkan menjadi laboratorium alam bagi mahasiswa dan peneliti dalam mengkaji keanekaragaman hayati, tanaman obat, serta potensi flora khas Kabupaten Kampar dan Provisni Riau.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya berbagai program riset unggulan di Kabupaten Kampar. Dengan adanya kebun raya ini dapat berpotensi menjadi pusat penelitian biodiversitas yang tidak hanya bermanfaat bagi akademisi, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Diakhir kunjungannya ditutup dengan penanaman pohon dan meninjau langsung kebun raya. “Semoga kebun raya ini menjadi kebanggaan Kabupaten Kampar yang terletak di Universitas Pahlawan, tempat lahirnya inovasi dan pusat pembelajaran yang membawa manfaat bagi generasi mendatang,” pungkas Misharti.
Selanjutnya, Kepala BRIN Arif Santriwati menjelaskan, kebun raya yang dikelola oleh Universitas Pahlawan ini adalah kawasan konservasi tumbuhan ex-situ (di luar habitat aslinya) yang dikelola oleh perguruan tinggi. Di mana koleksi tumbuhannya terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasinya untuk tujuan ilmiah dan edukatif.
“Kami siap mendukung Universitas Pahlawan dalam membangun Kebun Raya “Hortus Botanicus”. Hal itu sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem dalam melawan pemanasan global akibat peningkatan emisi gas rumah kaca serta tempat penelitian tumbuhan,”kata Arif Santriwati.
Ia mengungkapkan, saat ini, di Indonesia baru ada empat perguruan tinggi yang memiliki kebun raya yaitu Institut Teknologi Sumatera di Lampung, Universitas Palangkaraya, Universitas Haluoleo dan yang ke-empat adalah Universias Pahlawan.
“Saya yakin bahwa kebun raya Universitas Pahlawan ke depan akan menjadi ikon baru di Provinsi Riau. Jika ini sudah terbangun maka ini akan menjadi destinasi wisata baru yang menonjol dan akan menjadi ikon baru tidak saja di Kabupaten Kampar tetapi di Provinsi Riau bahkan untuk daerah-daerah sekitarnya,” ulas Arif.(adv)
