BANGKINANG – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar kegiatan Safari Ramadan di Mapolres Kampar, Senin (2/3/2026).
Acara dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan serta unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, Bupati Kampar yang diwakili Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, SSTP, MSi dan Ketua DPRD H Ahmad Taridi, SHI.
Wakapolda Riau dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan keamanan global hingga kejahatan digital.
Ia menambahkan, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kesadaran bermasyarakat. Ia berharap agar masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga kamtibmas.
“Keamanan itu bukan hanya tanggung jawab aparat polisi semata. Aparat tidak bisa bekerja sendiri, kita butuh kerja sama seluruh elemen bangsa,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa sistem pengawasan terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, imigrasi, serta dukungan teknologi seperti CCTV, menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional saat ini.
Terkait tantangan lokal, Riau sebagai daerah perbatasan dengan Malaysia menjadi pintu rawan bagi peredaran narkoba dan kejahatan lintas negara. Selain itu, fenomena sosial seperti geng motor yang melibatkan anak di bawah umur menjadi perhatian serius.
Pola kejahatan kini telah berubah dari konvensional menjadi digital. “Tingginya penggunaan internet memicu munculnya kejahatan siber dan mencakup media sosial. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk melindungi generasi muda,” imbuhnya.
Kegiatan Safari Ramadhan ini juga menjadi simbol soliditas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah di Masjid Al-Ikhlas, serta makan malam bersama dalam situasi yang aman dan kondusif.(adv)
