BANGKINANG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar membuka seleksi pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Kampar tahun 2026.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Afdal saat membuka acara Seleksi Bujang Dara Kabupaten Kampar Tahun 2026 di aula Kantor Bupati Kampar, Sabtu (10/1/2026) mengatakan, tahun ini ada 80 peserta yang mendaftar untuk mengikuti seleksi yang berasal dari sejumlah kecamatan dan komunitas di Kabupaten Kampar. Setelah panitia melakukan penyeleksian, hanya 12 pasang bujang dan dara yang akan dinyatakan lulus untuk mengikuti tahap selanjutnya.
Afdal berharap agar para peserta dapat menunjukkan potensi terbaiknya, baik dari segi lepribadian, krakter, pendidikan, maupun kemampauan. “Menjadi bujang dan dara Kabupaten Kampat harus memiliki pemahaman yang mendalam perihal keagungan kultur Kampar, sebab nanti tidak hanya sebagai duta pariwisata, tapi juga duta budaya, sekaligus membantu untuk lingkungannya masing-masing,” ujar Afdal didampinginoleh Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) UP Dinas Pariwisata Dan Kebupayaan Kabupaten Kampar Elvi Riawati Afdal.
Disamping itu Afdal menambahkan,
bujang dan dara tidak hanya menjadi duta wisata tapi juga menjadi insan milenial yang dapat mempromosikan wisata Kabupaten Kampar ke tingkat nasional.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kampar sangat peduli kepada generasi muda terutama generasi muda yang memiliki potensi dan kemampuan untuk memajukan daerahnya. Terutama bidang wisata, sehingga dengan kemampuan tersebut dapat mempromosikan daerah Kabupaten Kampar hingga mancanegara.
”Diharapkan juga kepada seluruh peserta seleksi bujang dan dara dapat mengikuti prosedur seleksi dengan baik dan benar, jaga sportifitas dan menerima hasil dengan lapangan dada tentunya karena seleksi akan menentukan menang dan kalah, lanjut atau terhenti,” ulasnya.
Afdal mengingatkan agar peserta yang nanti terpilih menjadi bujang dan dara menjadi pribadi yang rendah hati dan tetap menjaga etika dimanapun berada,” tegasnya.(rls)
