BANGKINANG – Bupati Kampar menerbitkan Surat Edaran Nomor: 400.8.1/KS/SE/97 Tahun 2026 tentang Aktivitas Bulan Suci Ramadan Tahun 1447 Hijriyah/ 2026 Masehi yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kampar.
Surat edaran tersebut berisi imbauan dan ketentuan yang bertujuan menjaga kesucian serta kekhusyukan pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.
Adapun poin-poin penting dalam surat edaran tersebut sebagai berikut:
1. Masyarakat dihimbau untuk menyambut Ramadan dengan penuh semangat dan keikhlasan, seraya memohon keridhaan Allah Azza wa Jalla agar senantiasa menjaga kesucian bulan yang penuh berkah ini.
2. Memanfaatkan bulan Ramadan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan bertaubat, memperbanyak ibadah, istighfar, berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, memperbanyak infaq, sedekah dan wakaf, serta menjauhi segala bentuk maksiat agar terhindar dari musibah dan mara bahaya.
3. Memakmurkan masjid dan/atau musalah dengan melaksanakan sholat fardhu berjamaah, sholat tarawih, sholat witir, tadarus Al-Qur’an serta amaliah sunnah lainnya.
4. Setiap pemilik toko, kedai, kios dan tempat usaha lainnya agar menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa serta melaksanakan qiyam Ramadan.
5. Dilarang menghidupkan atau membunyikan petasan, mercon, meriam bambu dan bunyi-bunyian lainnya yang dapat mengganggu ketenangan dan kekhusyukan bulan suci Ramadan.
6. Kepada masyarakat non-muslim agar ikut menghormati dan menjaga kesucian Ramadan demi terciptanya suasana yang harmonis dan saling menghargai antar umat beragama.
7. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah selama bulan Ramadan, umat Islam serta para mubalig/penceramah agama diharapkan menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah, serta tidak mempermasalahkan persoalan khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.
8. Para mubalig/penceramah agama juga diharapkan berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, kemaslahatan umat serta nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui dakwah yang bijaksana dan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Bupati Kampar berharap seluruh masyarakat dapat melaksanakan dan mematuhi imbauan tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab, demi terciptanya suasana Ramadhan yang aman, tertib, damai dan penuh keberkahan di Kabupaten Kampar.(adv)
