BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan dan daya saing daerah melalui inovasi.
Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Program Akselerasi Inovasi Daerah Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, SAg, MSi di ruang Batu Tilam, kantor Bappeda Kampar, Senin (13/4/2026)
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dr Ir David Yama, MSc, MA sebagai narasumber. Turut hadir
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bappeda Kampar Yusdian Hadinata, SSI, MSi dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar.
Wakil Bupati Kampar Misharti dalam arahannya menyampaikan, berdasarkan data tahun 2025, Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Kampar adalah 58.43%. Angka ini menempatkan Kabupaten Kampar dalam kategori daerah yang inovatif di Provinsi Riau.
Misharti menegaskan, inovasi merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di era modern saat ini. “Setiap perangkat daerah dituntut untuk mampu menghadirkan ide-ide kreatif dan solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap, melalui Program Akselerasi Inovasi Kabupaten Kampar ini lahir berbagai inovasi baru yang tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil
Bupati Kampar juga menambahkan, guna memberikan semangat kepada seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga budaya inovasi tersebut, kedepannya akan dibuat kebijakan terkait reward kepada para inovator, sehingga hal tersebut akan memicu setiap individu dan perangkat daerah untuk berlomba-lomba dalam menciptakan inovasi terbaik dalam memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh OPD, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Untuk itu, dengan inovasi-inovasi yang dibuat nantinya akan meningkatkan Indeks Inovasi Daerah di Kabupaten Kampar, karena Tahun 2025 Inedks kita 58.43%. Insyaa Allah 2026 lebih meningkat demi mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(ran)
