BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar telah menyelesaikan dua proyek rehabilitasi atau perbaikan di jantung Ibu kota, Masjid Al Ihsan di Komplek Islamic Centre dan Taman Kota Bangkinang pada tahun anggaran 2025.
Kedua bangunan ini semakin membuat Kota Bangkinang sebagai Ibu Kota Kabupaten Kampar semakin menarik dan memperkuat jati diri sebagai Negeri Serambi Mekkah di Provinsi Riau.
Sejak awal pengerjaan perbaikan, Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, SSos, MT dan Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, SAg, MA memberikan perhatian agar masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Kampar ini benar-benar menjadi tempat yang nyaman dalam pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan dan keumatan lainnya. Berbagai fasilitas telah dibenahi dan saat ini tampilan masjid semakin menarik menambah keindahan tata kota Bangkinang yang berpadu dengan Taman Kota Bangkinang yang berada di sisi barat.
Masjid Al Ihsan dan Taman Kota yang berdampingan telah dihubungkan pula dengan trotoar yang cukup nyaman bagi pejalan kaki dan sepeda. Termasuk trotoar yang berada di seberang jalan dari Islamic Centre yakni dari depan Balai Bupati Kampar hingga ke kantor DPMPTSP.
Saat ini Taman Kota yang semakin tertata dengan baik terlihat semakin ramai dikunjungi masyarakat yang dijadikan sebagai tempat bercengkerama baik dengan keluarga maupun karib kerabat. Taman Kota juga menjadi lokasi taman bermain anak dan olahraga.
Pasca renovasi, Masjid Islamic Centre telah digunakan secara perdana untuk kegiatan Shilat I’d 1 Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi beberapa hari lalu. Bupati dan jajaran serta pengurus dan masyarakat terlibat dalam kegiatan gotong royong setelah pekerjaan akhir renovasi masjid setelah masa pengerjaannya diperpanjang sejak Januari lalu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar Afrudin Amga, Rabu (8/4/2026) mengatakan, Bupati Kampar dan Wakil Bupati Kampar sangat berharap renovasi Masjid Al Ihsan dan Taman Kota Bangkinang tuntas dilaksanakan dengan baik.
Seperti diketahui, Masjid Al-Ihsan , Islamic Center Bangkinang berada di kompleks Islamic Center di Bangkinang, ibu kota Kabupaten Kampar , Riau menempati lahan seluas 1,5 hektar , masjid menjadi simbol keagamaan dan berkumpulnya komunitas Islam di daerah ini
Arsitekturnya mengusung gaya Timur Tengah dengan dominasi warna cokelat lembut kombinasi putih dan kubah yang mencolok memiliki ruang utama luas dengan tiang berukiran, kubah menjulang tinggi memberikan kesan sejuk dan sakral.
Komplek masjid ini memiliki fasilitas penunjang meliputi: perpustakaan, ruang diskusi ruang marbot, ruang wudu’, talakki, ruang takmir , serta taman depan dengan air mancur dan gazebo untuk kenyamanan jamaah.
Islamic Center bukan hanya masjid, tapi menjadi pusat dakwah, pengajian rutin, peringatan hari besar Islam, kajian Ramadan, santunan anak yatim dan pemberdayaan remaja masjid.(hld)
